Pendidikan Islam di Irak dan Iran

Authors

  • Muhammad Haderawi Institut Agama Islam As'adiyah Sengkang, Indonesia

Keywords:

Pendidikan Islam di Irak dan Iran, Pendidikan Islam, Islam di Irak dan Iran

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang pendidikan Islam di Irak dan Iran. Kedua negara tersebut tercatat dalam sejarah dengan tinta emas, karena prestasinya yang menakjubkan dalam menghasilkan peradaban, mulai dari pengaruh kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan sikap keberislaman terhadap proses pendidikan. Sisi historis pendidikan Islam pada kedua wilayah tersebut menjadi tema sentral pembahasan makalah ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari sumber antara lain, buku, artikel ilmiah serta dokumen lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Islam di Irak berlangsung mulai dari zaman khalifah Abu Bakar as-Shiddiq sampai dinasti Abbasiyah berkuasa. Di masa Abbasiyah Baghdad sebagai ibukota Irak, mengalami kemajuan yang sangat pesat khususnya di bidang pendidikan. Tetapi setelah perang dunia I, Irak berada di bawah kekuasaan Inggris, corak pendidikan diwarnai dengan model Barat. Sedangkan di Iran, pendidilan Islam telah berlangsung sejak Umar bin Khattab menjadi Khalifah, dan setelah Revolusi Islam Iran, Ayatullah Khomeini menjadikan Iran sebagai Republik Islam, dengan menjadi Kota isfahan, Teheran dan Qum sebagai pusat pendidikan Islam

Downloads

Published

2021-02-01

How to Cite

Haderawi, M. (2021). Pendidikan Islam di Irak dan Iran. Jurnal Ilmiah AL-TIBYAN, 7(1), 11–15. Retrieved from https://jurnal.iaiasadiyahsengkang.ac.id/index.php/AL-TIBYAN/article/view/18